Siapa Bilang Eksekusi itu Murah ?

Siapa Bilang Eksekusi itu Murah ?

[ Tulisan ini sebagai bentuk pembelaan saya  tentang kebanyakan dari kita yang mendiskriminasikan posisi eksekutor aksi dari sebuah ide ]

Kemajuan bisnis start-up di Indonesia memang tak terbendung lagi. Perbandingan kemajuan teknologi dengan pola pikir masyarakat menuju digital lifestyle sudah dibuktikan sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini pula lah yang membuat pemerintah mulai melirik sektor bisnis startup digital sebagai salah satu yang bakal digenjot perkembangannya di tahun ini. Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Rudiantara, bahkan telah menyisihkan anggaran sebesar US$ 1 miliar atau lebih dari Rp 13 triliun untuk mendukung startup TI dalam negeri. Tahun 2015 lalu, diakui merupakan tahun yang luar biasa dengan banyaknya investasi yang masuk ke startup teknologi lokal. Sebut saja Go-jek, Qraved, Bridestory dan beberapa startup lain yang mendapat guyuran investasi hingga triliunan rupiah.

Era Digital, merupakan era dimana semua serba praktis, murah, dan berbasis aplikasi. Gojek, merupakan salah satu bentuk start-up yang terus eksis dan menunjukkan taringnya menguasai market place transportasi kota di seluruh Indonesia. Lebih dari 250.000 drivers, siap melayani masyarakat Indonesia khususnya di kota-kota besar yang potensial. Dengan fitur yang sangat lengkap, dari mulai Go-Jek, Go-Food, Go-Box, dan masih banyak lagi, Gojek mampu menjadi leader of the momentum start-up bisnis yang tidak hanya profit oriented, namun juga bermanfaat besar bagi masyarakat.

"Anyone can steal your idea, But no one can steal your execution." - Nadiem Makarim [ CEO Gojek Indonesia ]

Setuju dengan ungkapan tersebut. Mengingatkan saya kepada seorang rekan yang sudah lama terjun dalam dunia bisnis, dan selalu mengucapkan hal yang sama.

Anda mungkin sering mendengar ungkapan mengenai " ide itu mahal, karena BLA BLA BLA. "
Namun, setelah saya mengikuti beberapa forum bisnis, seminar, dan belajar dengan mentor kesana-kemari, saya hampir tidak melihat bagaimana ide sesuatu hal satu-satunya yang mahal dalam berbisnis. Banyak orang memiliki ide bisnis, dan tidak sedikit juga yang gulung tikar karenanya. Banyak yang berlomba-lomba menciptakan inovasi, namun tak sedikit pula yang cepat tenggelam karena kompetitor melakukan hal yang sama.

Berbicara mengenai bisnis, adalah berbicara mengenai bagaimana seseorang melihat, menganalisa, mengolah, dan mengeksekusi peluang yang ada, untuk kemudian​ dijadikan dasar menciptakan sesuatu yang memiliki value yang dibutuhkan orang lain. Eksekusi yang baik, stabil, dan konsusten adalah sebuah keharusan yang sangat sulit ketika dijalankan kebanyakan pelaku bisnis. Karena di dalam eksekusi, seseorang jauh lebih bekerja keras dan banyak belajar mengenai Persoalan yang ada, daripada seseorang yang hanya memiliki ide namun hanya sebatas itu ia berlaga.

Jangan bangga dulu ketika kita memiliki ide, adalah hak baik dan penuh tantangan ketika kita eksekusi juga ide tersebut agar benar-benar tahu bagaimana ide yang kita miliki itu berkembang, bukan menggampangkan eksekusi, dan idemu bukan hanya menjadi omong-kosong belaka.

Sekian tulisan saya ini, keterbatasan waktu dan juga pengalaman tidak lantas membuat saya menyerah untuk berkembang dan menerima apa yang perlu dikoreksi. Mari bersama belajar dengan cantik, tanpa mendiskriminasi suatu posisi dalam kita bermasyarakat.

Salam Hangat Saya,
Aji Nugroho

Comments

Popular posts from this blog

BIBIT F1 JAMUR TIRAM florida

kendala pada usaha budidaya jamur tiram

TIPS MEMILIH BIBIT JAMUR TIRAM